Jumat, 05 Juli 2013

ALAT PERAGA “OPERASI HIMPUNAN”



MEDIA PEMBELAJARAN SMP
ALAT PERAGA “OPERASI  HIMPUNAN”

Disusun Oleh
Kelompok  Kelas 6C :
1.      Widjayanto                                        (10 411 098)
2.      Ervina Novitasari                               (10 411 090)
3.      Dewi Novitasari                                 (10 411 109)
4.      Dewi Mustika Sari                             (10 411 124)
5.      Yunanda Lusiyani                              (10 411 130)

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN MATEMATIKA
FAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN
ILMU PENGETAHUAN ALAM
IKIP PGRI MADIUN
2013


1. Alat Peraga
Untuk meningkatkan ketertarikan siswa dalam belajar matematika diperlukan kreatifitas dalam penyampaian materi, salah satunya dengan menggunakan model permainan. Dengan adanya permainan diharapkan siswa dapat meningkatkan daya pikir, penalaran, dan menemukan sesuatu yang baru. Model permainan ini dapat diwujudkan dalam bentuk alat peraga.
Alat peraga adalah suatu benda konkret yang digunakan untuk membantu menyajikan materi. Penggunaan alat peraga memungkinkan penerapan konsep dalam kehidupan sehari-hari, sehingga hal ini akan mempermudah siswa dalam memahami materi ajar Matematika.
2. Operasi Himpunan
Operasi Himpunan adalah suatu permainan yang bertujuan untuk merangsang penalaran siswa. Operasi Himpunan berfungsi untuk menemukan suatu anggota himpunan dan pengoperasiannya dengan cara bermain. Permainan ini terdiri dari 3 himpunan, 3 operasi dan 54 titik. Permainan ini dimulai melibatkan siswa untuk menemukan anggota dari suatu himpunan dan mengoperasikannya dengan himpunan yang lain dengan aturan:
·       Guru menentukan suatu himpuan kemudian siswa menentukan anggota himpunan.
·       Dalam pengoperasian dilakukan oleh siswa dengan petunjuk dari guru.
3.  Macam–macam operasi himpunan
Dalam operasi himpunan terdapat beberapa macam operasi dalam tiap operasi mempunyai aturan-aturan sudah ditentukan. Operasi himpunan terdadapat didalamnya, Operasi irisan dua himpunan, Gabungan dua himpunan, Selisih dua himpunan dan kompelen himpunan. Dalam mempelajari himpunan perlulah mengttahui semestanya yang artinya adalah himpunan yang memuat semua anggota atau objek yang dibicarakan. Setelah mengetahui semesta dapat ditentukan atau dibuat suatu himpunan dengan aturan yang masih berada di dalam ruang lingkup semesta yang dibicarakan.
Operasi irisan adalah Irisan himpunan A dan B (A Ç B) adalah himpunan yang anggotanya merupakan anggota
himpunan A yang juga menjadi anggota himpunan B. Irisan himpunan A dan himpunan B
dinotasikan dengan A Ç B = {x | x Ç A dan x Ç B}.
Operasi Gabungan himpunan A dan B (ditulis A È B) adalah himpunan yang anggotanya adalah
merupakan anggota himpunan A atau anggota himpunan B. Gabungan himpunan A dan
B dinotasikan dengan
A È B = {x | x È A atau x È B}
Selisih dua himpunan Misalkan diketahui dua himpunan A dan B. Selisih himpunan A dan B adalah himpunan
semua anggota A yang buka anggota B, dan ditulis
A B = {x | x ϵ A, x ϵ B}
   Komplemen, dimisalkan dari himpunan A adalah semua anggota S (himpunan semesta) yang bukan anggota A.




Cara Penggunanan/ Penggunaan media
  1. Guru menentukan semesta himpunan.

            

  1. Guru menentukan syarat dua himpunan.siswa mencari anggota masing-masing himpunan dari semesta dengan syarat yang telah ditentukankemudian di tempelkan pada papan himpunan.
  1. Guru menentukan operasi himpunan yang akan diselesaikan oleh para siswa.